Minggu, 17 Juli 2016

Pemahaman Yang Salah Tentang Anal Seks

Trik Bercinta|Tips Dewasa|Tips Seks|Fore Play|Cara Bermain Seks|Posisi Seks|Trik Ml|Tips Orgasme|Panduan Seks|Strategi Bercinta|Panduan Bercinta|Seks Dewasa|Oral Seks|BlowJob


Togel online Bacan4D.Com - Seks ‘pintu belakang’ alias seks anal memang masih tabu dibicarakan apalagi dibicarakan sepasang pria-wanita resmi menikah alias suami-istri. Alhasil, pandangan salah kaprah tentang variasi seks satu ini pun bejibun. Lalu?

Patut ditekankan disini, seks pintu belakang adalah pilihan.

Mengenai salah kaprah, silahkan simak sederet poin berikut ini:

KOTOR – TIDAK HIGIENIS

Banyak orang mengira, jika berhubungan via ‘pintu belakang’ alias anal pasti akan belepotan, maaf, tinja alias kotoran. Logis, tapi sebenarnya tidak se-literal itu. Buang feses dengan maksimal sebelum melakukannya adalah salah satu cara menghindari hal itu terjadi. Plus, rajin membersihkan area privat tersebut.

WANITA SEMBARANGAN

Stigma ‘yang melakukan seks anal adalah wanita sembarangan’ kerap melintas di banyak kepala. Lalu apa kabarnya kaum hawa yang suka masturbasi, suka oral seks dan suka menikmati BDSM? Suka-tak suka gaya seks anal sekarang sudah sering jadi tip seks di berbagai situs dan majalah wanita! Plus, stigma ‘pria gay yang melakukan seks anal’ juga salah besar, mengingat tanpa diketahui ternyata banyak pria straight yang kerap melakukannya sebagai eksperimen bersama wanita mereka!

KARENA TAK BIKIN HAMIL, JADI TAK PERLU PENGAMAN

Salah besar! Meski tak bikin hamil, melakukannya dengan pasangan (resmi) jelas tetap harus pakai pengaman alias kondom. Jadi tak pakai kondom saat seks pintu belakang bukanlah keputusan yang bijak. Simpel: tak pakai kondom bisa membesarkan risiko terkena infeksi penyakit seksual.

MERUSAK SECARA FISIK

Anggapan salah kaprah ini muncul karena banyak yang berpikir ‘kebuasan Mr.P bisa ‘melebarkan’ lubang hingga ke vagina dari ukuran normal dan bisa bikin masalah saat akan melahirkan.’ Seks anal pastinya tak akan membuat orang kehilangan kendali akan anus mereka. Why? Anus mirip vagina adalah otot. Makin kuat jika makin sering digerakkan.

KEHILANGAN RESPEK KARENA MELAKUKANNYA

Jika memang pasangan memang merasa belum mendapat respek satu sama lain, buat apa saling bercinta di ranjang? Jika memang pasangan ingin berseks anal dan mulai terlihat merendahkan (atau direndahkan), berarti dirinya atau diri Anda yang bermasalah. Jadi pastikan dulu apakah satu sama lain memang benar-benar sama menghormati dan menghargai atau tidak.



SELALU KESAKITAN

Jika memang seks anal itu sangat menyakitkan, lalu kenapa banyak orang di luar sana dengan ras berbeda dan gender berbeda serta beda orientasi selalu senang melakukannya? Faktanya, anus adalah otot yang bernama ilmiah, Sphincter, jadi saat terbuka dan melebar, anus pun bisa relaks alias melembut. Esensinya adalah lebih pada kenikmatan (karena relaksnya anus) bukan rasa sakit.


Trik Bercinta|Tips Dewasa|Tips Seks|Fore Play|Cara Bermain Seks|Posisi Seks|Trik Ml|Tips Orgasme|Panduan Seks|Strategi Bercinta|Panduan Bercinta|Seks Dewasa|Oral Seks|BlowJob



Bacan4D dengan pasaran 49 Bola Singapore,Hongkong
Min Deposit & Withdraw 25rb...

KLIK DAFTAR DISINI

0 komentar:

Posting Komentar